P3K = Percobaan Pertama Pada Kebuli

Oke. Starting a new post di penghujung tahun. Posting ketiga di tahun ini. Bener-bener blogger jadi2an nih 

Kali ini tentang Kuliner. Semenjak menikah, terutama semenjak menjadi full time IRT, saya jadi hobi memasak.  Hampir tiap hari rasanya geregetan pengen ketemu pisau sama talenan 

Kali ini saya mencoba memasak salah satu menu favorite suami. Nasi Kebuli.

Hmmm… oke… Gegara liat jatah daging qurban yang masih teronggok di pojokan freezer, pagi itu saya niatkan mencari bahan-bahan untuk membuatnya. Googling sebentar ke mbah gugel, dapet beberapa resep yang memuat buanyakkkkkk bumbu  . Karena dasarnya saya senang yang simpel2, akhirnya saya memutuskan untuk membeli bumbu jadi di salah satu toko di daerah perkampungan Arab di Bogor. Harganya Rp. 5000,-

Ternyata ya, walaupun namanya bumbu jadi, tetap saja harus menambahkan beberapa ingredients , tapi demi belajar resep baru, maka saya akan mencobanya. Dengan berbekal bismillah dan catutan resep2 hasil gugling, maka mari kita mulai percobaan ini…

NASI KEBULI

Waktu yang dibutuhkan dari persiapan hingga penyajian : kurang lebih 2-3 jam (tergantung individu, sapa tau disambi tidur dulu)

BAHAN :

  • 1 liter beras (direndam dulu selama 1/2 jam)
  • 1 kg daging kambing, potong dadu atau sesuai selera ( jangan dipotong berbentuk hati atau bintang, ribet urusannya)
  • 500ml susu cair
  • 1/2kg tomat, blender, saring, ambil airnya. Bisa diganti saus tomat, tergantung selera
  • penyedap rasa (kalo suka, kalo ndak suka jangan dipaksa. Tetep, saya bukan orang yang hobi maksa)
  • Mentega / minyak samin untuk menumis ( saya pakai mentega biasa )

Haluskan :

  • Bumbu kebuli instant ( satu bungkus untuk 3 liter beras, jadi saya coba pakai setengahnya )
  • 2 bawang bombay. ( satu buah diiris untuk ditumis. satu buah lagi diulek bersama bumbu instan)
  • 5 buah bawang putih
  • garam, gula secukupnya  (gunakan indra pengecap anda untuk hasil yang maksimal😛 )

Cara Memasak :

  • Tumis bawang bombay sampai agak layu, masukkan bumbu halus, tumis sampai harum.
  • Masukkan daging kambing, masak hingga berubah warna lalu masukkan air panas sampai daging terendam. Aduk sesekali hingga kuah menyusut setengahnya atau bila daging sudah menjadi empuk.
  • Masukkan air tomat dan susu cair. aduk rata. (ingat, jangan mengaduk dengan tangan terbuka. Gunakan spatula ! )
  • masukkan beras. aduk rata. Bila kuah habis tapi beras masih terasa keras, tambahkan air panas.  Matikan api. Gunakan akal sehat anda dalam menentukan apakah aronan ini sudah layak untuk dikukus atau belum.
  • Diamkan aronan nasi dalam keadaan tertutup selama 15-30 menit
  • Kukus nasi selama 15-25 menit
  • Siap dihidangkan bersama acar suka-suka (hah ? acar apaan tuh? )

Acar Suka-Suka ( Acar saus asam manis )

Bahan :

  • 1 buah ketimun ukuran sedang (seketemunya di kulkas). ambil sisi2nya saja, jangan dengan bagian bijinya.
  • 1 buah wortel
  • 1/2 buah nanas dari ukuran yang kecil
  • 1 buah tomat apel yang buahnya masih keras, ga bonyok, buang bijinya
  • 1/2 botol saus tomat
  • air 150ml
  • 1/2 sdt bawang putih bubuk
  • sedikit jahe bubuk
  • sedikit lada bubuk
  • gula dan garam, sampai rasanya pas (nah lho!)

Cara Membuat :

  • Potong2 semuanya seukuran suka-suka. Taruh dalam mangkuk atau tempat apa saja, asal jangan ember.
  • Campurkan saus tomat, bawang putih bubuk, jahe bubuk, lada bubuk, garam, gula, dan air. Didihkan. Mohon dicicipi, apakah asam dan manisnya sudah pas atau belum.
  • Boleh di tambahkan cabe rawit utuh atau 1 sdt saos sambal extra pedas seperti yang saya lakukan. Masak hingga mengental
  • Siramkan saus dalam keadaan panas ke atas bahan-bahan acar tadi. Diamkan hingga mendingin. Baru dimasukkan ke dalam kulkas
  • Siap disajikan

Demikianlah P3K saya. Bagaimana hasilnya ? Mari kita simak hasil wawancara dengan orang rumah 

  • Yangkung : Nasinya masih terlihat putih, kurang kuning. Tapi rasa sudah mantap ! ( begini ini komentar orang yang udah pernah makan nasi kebuli di negeri aslinya ) 
  • Yangtie : enak…. ( begini ini komentar orang yang tinggal makan… )
  • Suami : hmmm *sibuk ngunyah* ( begini ini komentar orang yang ga pernah komentar, yang penting kenyang ) 
  • Kaka : bundaaaaa, dagingnya enak *sambil nyomotin dagingnya doang* ( begini ini komentar orang pemilih )
  • Adek : nenen… ( begini ini komentar anak kecil yang ditinggal masak sama emaknya seharian ) 

Oke deh, selamat mencoba ya.. semoga bermanfaat.. Kalau soal resep tanpa bumbu instan, silakan digugling sendiri. Banyak kok 

Sedikit tips dari Bu Desi, ternyata nasi kebuli itu lebih mantap lagi kalau pake bumbu instant yang untuk kare kambing. Hasilnya lebih kuning ( seperti yang diinginkan Papa ) dan bumbunya lebih terasa. Makasih ya Bu…

9 pemikiran pada “P3K = Percobaan Pertama Pada Kebuli

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s