Bukan Hanya Itu…

Hidup bukan hanya sebatas bernafas.
Kita harus bisa mencari udara segar diantara asap-asap kotor di sekitar kita.

Hidup bukan hanya sebatas mengenyangkan perut dengan makan.
Kita harus bisa memilih mana makanan yang sehat diantara makanan-makanan yang tidak jelas bahan-bahannya.

Hidup bukan pula hanya bergulat dengan apa yang diinginkan.
Kita harus bisa meredam ego dan mementingkan kepentingan orang lain juga.

Tapi hidup bukan hanya untuk itu…

Adalah wajar bila kita kecewa saat apa yang kita mau tidak tercapai.
Adalah wajar bila kita sedih saat seorang sahabat meninggalkan kita.
Adalah wajar bila kita menangis saat cinta tak berbalas.
Wajar.
Semuanya wajar.

Tapi hidup bukan hanya untuk itu.

Hidup adalah proses pembelajaran diri.
Kita harus bisa melalui setiap kesedihan, kesenangan, keterpurukan, kemenangan, kemunafikan dan masih banyak lagi. Tantangannya adalah bagaimana kita bisa melakukan problem solving di setiap ujian hidup agar bisa survive.

Hidup adalah sebuah perjalanan.
Dimana di setiap perjalanan kita akan bertemu dengan banyak teman.
Teman yang baik, yang bermuka dua, yang cuma ada maunya, yang tulus, yang selalu ada disaat apapun atau bahkan teman tapi mesra. Tantangannya adalah bagaimana kita bisa mengakali pertemanan ini agar tidak terjadi riak-riak kesalah pahaman yang biasanya bergolak, sehingga perjalanan kita menyenangkan walaupun melewati batu-batu kerikil tajam.

Hidup adalah petualangan mencari cinta.
Cinta yang hakiki. Cinta yang abadi.
Cinta yang tak mungkin dimiliki oleh siapapun selain Illahi Robbi.
Tantangannya adalah, terkadang kita lupa padaNya. Kita terlalu buta mencintai ciptaanNya tanpa memperdulikan PenciptaNya. Astaghfirullah al ‘adzim…

Tak perlu sedih bila kau rapuh.
Tak perlu menangis bila kau jatuh.
Tak perlu meringis saat kau teriris.
Tak perlu galau bila kau menghadapi setiap masalah apapun.

Karna hidup bukan hanya untuk itu…

Berhentilah menebarkan aura negatif kita kepada orang lain dengan cara kita pun mulai berpikir positif.
Mulailah dengan senyum. Insya Allah semuanya akan baik-baik saja.

Karna hidup adalah mempergunakan sisa umur kita sebaik mungkin dengan berbagai macam hal positif yang bisa kita kerjakan.
Bukan hanya untuk mengutuk diri sendiri.

Percayalah, hidup bukan hanya untuk itu…

~~~~~~~~~~~~~~~
This is a reminder for my self.
Hari ini, tepat saya berkurang umur.
35 tahun sudah.
Entah berapa lagi sisa umur saya yang sudah digariskan olehNya.
Ih, sudah tua ya. Alhamdulillah.
Terkadang saya berfikir, masih bisakah saya bertingkah seperti usia 20 tahun ?
Masih bisa bermanja, lebay, sedih-sedih ga jelas…😄
Tetapi saat sesuatu menyadarkan saya, kadang saya hanya tersenyum.
Inilah salah satu bagian dari perjalanan hidup saya.
Saya pernah ada di bawah. Pernah ada di atas. Pernah terombang ambing di tengah. Lalu mengulang lagi semuanya.
Saya berusaha survive dari semua itu. Semua cobaan adalah tanda cinta dariNya.
Tidak ada waktu lagi untuk kepo urusan orang lain atau hal-hal yang tidak penting. Yang penting adalah bagaimana saya memperbaiki diri saya sendiri. Karena saya tidaklah sempurna. Saya tidak luput dari khilaf dan dosa. Karena hidup bukan hanya untuk sebuah kesempurnaan, tapi untuk sebuah kebahagiaan di dunia dan di akhirat nanti. Amiin yaa Rabbal ‘alamiin.
Barakallahu fii umrik to my self, so, taun ini targetmu apa ? 😅

image

Salam Persohiblogan ^_^
Posted from WordPress for Android

5 pemikiran pada “Bukan Hanya Itu…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s